Tampilkan postingan dengan label Kepulauan Raja Ampat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepulauan Raja Ampat. Tampilkan semua postingan

Keindahan Bawah Air di Raja Ampat

Minggu, 03 Juli 2011

apakah anda masih asing dengan nama Raja Ampat??

Tentu sebagai orang Indonesia seharusnya kita tahu apa itu Raja Ampat. Mungkin "nama besar" Raja Ampat tidak seterkenal Pulau Bali. Namun akhir-akhir ini banyak juga wisatawan domestik dan luar negeri yang mulai "melirik" Raja Ampat.

Raja Ampat terletak di Barat Laut Kepala Burung Pulau Papua. Luas areanya yang mencapai kurang lebih 4 juta hektar persegi (termasuk daratan dan lautan), menjadikan area ini menjadi taman laut terbesar di Indonesia. Di Raja Ampat pun memiliki segudang kekayaan kehidupan hayati dan biota laut sehingga menjadikannya sebagai jantung terumbu karang dunia dan ditetapkan sebagai wilayah konservasi perlindungan alam internasional.

Foto-Foto Raja Ampat





Kawasan Raja Ampat memiliki lebih dari 1.070 jenis spesies ikan, 600 jenis terumbu karang dan 699 Molusca. Hanya Raja Ampatlah yang memiliki keanekaragaman biota laut. Coba kita bandingkan dengan kawasan Karibia yang hanya memiliki 70 jenis terumbu karang. Raja Ampat masih memiliki kurang lebih 6 kali lipat jenis terumbu karang dibandingkan Karibia. Sangat banyak, bukan?

Raja Ampat sangatlah lengkap. Area ini mewakii area eksotik di Indonesia dengan keperawanan daerahnya, laguna serta teluk yang masih terlindungi dan pantai pantai yang indah.

Kita bangga bukan dengan adanya tempat wisata yang menarik dan seindah Raja Ampat?? Tentu saja keindahan Raja Ampat ini tidak kalah dengan keindahan negara lain.. Mari kita jaga, lindungi serta lestarikan kawasan kawasan laut yang ada di negeri sendiri!! ^^

sumber foto : google image

Raja Ampat yang menakjubkan

Jumat, 10 Juni 2011


Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu lokasi penyelaman terbaik di dunia karena  keanekaragaman, kekayaan dan keindahan bawah lautnya. Raja Ampat secara harfiah diterjemahkan sebagai "Raja Empat" karena bentuknya yang merupakan rangkaian dari empat pulau yang berdekatan, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Batanta dan Pulau Salawati. Kepulauan Ini terdiri lebih dari dari enam ratus pulau dan hanya sedikit yang telah berpenghuni. Terletak di wilayah barat Pulau Papua, lokasi kepulauan ini terletak sekitar 50mil dari kota Sorong di Papua Barat.
Sebagai situs penyelaman terbaik, Raja Ampat menyajikan dunia bawah laut yang menakjubkan. Ada lebih dari seribu spesies ikan karang, sekitar 600 spesies karang keras dan memiliki 75% spesies karang di dunia. Selain itu, permukaan kepulauan ini juga menakjubkan. Koleksi fauna seperti Red Cendrawasih, Wilson Cendrawasih, Maleo Waigeo, Nuri dan Kakatua, adalah berbagai jenis burung yang mendiami pulau-pulau Raja Ampat. Dan tanaman-tanaman langka yang ada disana, seperti berbagai jenis anggrek, termasuk anggrek hitam yang terkenal, menjadikannya sebagai sumber daya alam alami dunia.
Jika suatu saat nanti anda berencana untuk berlibur ke Raja Ampat, pastikan anda datang pada penghujung tahun. Saat itu adalah waktu yang cocok untuk menyaksikan fenomena alam yang sering disebut warga setempat sebagai “hantu laut” yang bisa terlihat jelas dari timur Waigeo, tepatnya di depan Urbinasopen dan desa Yesner. Sebenarnya fenomena alam ini adalah pemandangan matahari terbenam, yaitu ketika cahaya keluar dari laut dan berada di sekitar permukaannya selama 10-18 menit. Setelah itu, cahaya itu menghilang dan hanya bisa terlihat kembali di penghujung tahun berikutnya.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke pulau yang memukau ini tentu saja saat musim panas, yaitu sekitar pertengahan tahun. Akan tetapi, akibat cuaca yang tidak bisa diprediksi, hujan seringkali turun selama lebih dari beberapa hari. Suhu udara di daerah lembah berkisar 27°C selama sepanjang tahun, sedikit lembab di pesisir dan dingin di daerah pegunungan.  
Penduduk lokal Pulau Papua sangat berbeda dengan tipikal orang Indonesia lainnya. Mereka berkulit hitam dengan rambut keriting yang dipengaruhi oleh gen aborigin Australia yang dahulu datang ke pulau ini. Penduduk lainnya yang terlihat sedikit lebih Indonesia biasanya adalah warga pendatang. Mereka semua cukup ramah, tapi mereka punya kecenderungan yang lebih tinggi untuk bersikap curiga pada orang asing, terutama mereka yang merupakan para penduduk asli suku pedalaman. Meski demikian, anda tidak perlu khawatir, karena hampir semua penduduk di kepulauan Raja Ampat kebanyakan adalah muslim, dan mereka menyambut baik para wisatawan yang berkunjung untuk melihat keindahan pulau mereka.