Tampilkan postingan dengan label TV 3D. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TV 3D. Tampilkan semua postingan

LG CINEMA 3D Untuk Pengguna iPhone/iPod

Jumat, 20 Mei 2011

Hy all, saya mau sharing-sharing pengalaman saya saat berkunjung ke Electronic City di kawasan Sudirman-Jakarta Selatan hari Minggu, 15 Mei 2011 kemarin. Tadinya saya hanya menemani Ibu saya yang ingin membeli mesin cuci sambil mau melihat-lihat kamera keluaran terbaru. Tapi, saat melihat salah satu produk TV 3D terbaru LG yang juga dipamerkan di sana saya malah jadi tertarik untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang TV 3D terbaru LG ini.

THE NEXT GENERATION 3D TV
 
Melihat bagusnya tampilan dari contoh-contoh film yang diputer di TV 3D LG tersebut membuat saya tanpa tedeng aling-aling langsung bertanya kepada SPG yang bertugas di Electronic City pada hari itu. Dan ternyata itu ada LG CINEMA 3D, yakni TV 3D terbaru dari LG dengan terobosan teknologi terbaru untuk TV 3D yang telah ada. Dan si SPG juga menyebutkan kalau CINEMA 3D adalah TV 3D terbaru yang sudah mendekati menonton TV 3D tanpa kacamata 3D.
Dan ketika saya menanyakan keunggulan dari CINEMA 3D ini, SPGnya membawa ke sebuah box khusus dimana disitu sudah diletakkan satu set full dari TV 3D ini.


THE NEXT GENERATION 3D TV

Disitu saya diberi kesempatan mencoba secara langsung menonton TV 3D dengan menggunakan CINEMA 3D. Yang membuat saya lebih terkagum-kagum adalah, kacamatanya yang begitu ringan dan mudah dipakai dan yang lebih oke lagi, tidak menggunakan baterei, selain itu modelnya juga cukup simple and fashionable. Saya juga diberikan brosur yang berisi gambar-gambar yang menunjukkan keunggulan-keunggulan dari CINEMA 3D.





CINEMA 3D

 

Menurut saya, yang menjadi penarik utama dari CINEMA 3D ini adalah Kacamata 3D nya yang sangat nyaman digunakan.
Kenapa Kacamata 3D dari LG ini sangat nyaman? Dijelaskan oleh SPGnya, itu karena kacamata ini sudah menggunakan teknologi paling baru, yakni teknologi FPR. Dimana dengan teknologi FPR ini kita sebagain penikmat TV 3D tidak akan merasakan keluhan-keluhan yang selama ini dirasakan dari kacamata 3D teknologi pendahulunya yakni, SG atau Shutter Glasses. Dengan kacamata 3D, gambar yang ditransfer ke mata tidak akan berkedip-kedip lagi karena gambar disampaikan secara bersamaan ke mata. Selain itu gambar yang dihasilkan juga lebih terang dan tidak ada overlapping atau gambar yang blur saat ada adegan dengan pergerakan cepat dimana LG menyebutnya dengan sebutan NO CROSSTALK.
Kacamata 3D ini juga membuat kita dapat menonton TV 3D dari segala sudut, jadi tidak harus duduk tepat depan TV 3D dan dengan kepala tegak lurus. Saat saya mencoba memiringkan kepala dan berpindah tempat duduk, gambar yang saya lihat sama sekali tidak ada perubahan, tidak menjadi gelap, dan tidak menjadi kabur.

Setelah menghabiskan waktu sekitar 10 menit untuk mencoba secara langsung CINEMA 3D ini, saya dapat menyimpulkan bahwa TV 3D terbaru dari LG ini memiliki 3 keunggulan utama, yakni :
  •  Tidak akan mengganggu kesehatan khusus untuk mata
  • Kacamata 3D begitu nyaman untuk digunakan
  • Penggunaan TV 3D yang sangat nyaman alias tidak ribet

THE NEXT GENERATION 3D

 Setelah itu saya berjalan lagi di area penjualan CINEMA 3D, dan mata saya langsung tertuju ke salah satu papan brosur yang ada gambar iPhonenya. Saya pun bertanya lagi kepada SPGnya tentang itu. Ternyata di LG CINEMA 3D bisa langsung terhubung dengan iPhone atau iPod hanya dengan satu alat khusus yang sudah termasuk dalam paket pembelian tanpa ada tambahan aplikasi apapun. Jadi tinggal colok alatnya, terus pasang iPhone atau iPod kita di alat tersebut, kita udah bisa langsung menikmati video-video yang ada dalam iPhone atau iPod kita di CINEMA 3D. Melihat keunggulan lain dari CINEMA 3D inilah yang membuat saya langsung berkeinginan untuk benar-benar memiliki CINEMA 3D ini karena saya adalah pengguna iPhone.

REKOMENDASI TV 3D (alat untuk iPhone/iPad)

 
Untuk bisa memboyong CINEMA 3D ini ke rumah, terutama untuk Type LW5700 42”ini, menurut keterangan dari SPGnya saya harus merogoh kocek sebesar RP. 15.399.000,- dimana itu sudah termasuk 9 pcs  3D FPR glasses, Despecable ME, DVD blu-ray 3D,Magic motion, Remote Control,WiFi Dongle dan 3D Blu- ray Player. Tapi tentunya ini adalah harga promo selama pameran berlangsung.


THE NEXT GENERATION 3D TV


Ketika mendengar tentang WiFi Dongle dan Blu-ray, saya pun menanyakan soal ini. WiFi Dongle adalah alat khusus yang disediakan LG untuk menyimpan file, download-an film atau video 3D, dan juga untuk transmitter sinyal WiFi ke TV. Blu-ray ini adalah DVD Player khusus untuk memutar film 3D dari DVD dan juga berfungsi untuk memperterang gambar yang dihasilkan. Tapi apabila ada calon konsumen yang ingin membeli tanpa membeli Blu-Ray ini pun bisa-bisa aja. Harga Blu-Ray ini jika dijual terpisah adalah Rp.1.259.000,-

THE NEXT GENERATION 3D TV


Terus terang saya benar-benar kagum dengan CINEMA 3D ini. Terlebih lagi setelah saya melihat tampilan gambarnya yang begitu jernih dan terang. Selain itu saat saya menanyakan soal konversi dari 2D ke 3D dan tentang komparasinya dengan game station, saya pun diberitahu kalau di CINEMA 3D sudah tidak ada masalah untuk itu. Bahkan hasil konversinya pun lebih baik dari TV 3D lainnya yang juga bisa mengkonversi format 2D ke 3D. CINEMA 3D ini juga tidak ada masalah untuk penggunaan alat-alat game seperti Xbox, PS, Nintendo, dll. Itu berarti saya akan bisa menikmati bermain game dengan tampilan 3D apabila saya memiliki CINEMA 3D ini nantinya.

THE NEXT GENERATION 3D TV

Perhatian saya pun tak luput dari tulisan Smart TV. SPG pun menjelaskan kalau membeli CINEMA 3D berarti sudah mendapatkan Smart TV. Yakni TV yang dapat digunakan untuk browsing internet, bersosialisasi dengan situs-situs jejaring sosial via TV 3D ini. Ketika saya menanyakan tentang kemungkinan TV LG yang belum ada fasilitas SMART TV ini dan kemudian ingin menambah fasilitas SMART TV, SPGnya hanya bisa menjelaskan kalau memang ada SMART TV Upgrader, namun untuk saat ini belum tersedia di Indonesia, melainkan masih hanya di Korea saja. Di SMART TV ini pun sudah otomatis terdapat 2 konten local yakni detik.com dan kaskus. Untuk kaskuser pasti asyik nih, bisa ngaskus sambil selonjoran depan TV tanpa harus berkutat depan laptop atau PC.

Saya juga menanyakan ke SPG soal proses pengantaran dan pemasangan apakah dikenakan biaya tambahan atau tidak, dan saya pun diberitahu kalau proses delivery tidak akan dikenakan biaya untuk wilayah tertentu seperti Tebet. Sedangkan untuk wilayah lainnya akan dikenakan biaya sesuai jangkauan wilayah tersebut. Untuk garansi pun akan mendapatkan garansi selama 2 tahun dari LG dan 2 minggu dari Electronic City.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup, saya pun menyadari kalau saya benar-benar ingin memiliki CINEMA 3D ini. Kualitas gambar yang dihasilkan dari TV 3D pendahulunya pun benar-benar jauh lebih baik, lebih terang, dan lebih jernih. Selain itu, yang terutama adalah, kacamata 3D yang sangat nyaman digunakan, tidak seperti kacamata 3D konvensional, kacamata FPR 3D dari LG ini sudah tidak menggunakan baterei dan transmitter sehingga tidak akan ada radiasi gelombang elektromagnetik lagi yang biasanya membuat kepala pusing setelah menonton TV 3D. tidak akan ada gambar yang berkedip-kedip lagi.
Begitulah yang saya rasakan setelah mengunjungi electronic city dan mendapat informasi tentang LG CINEMA 3D dan LG SMART TV. SPGnya juga sangat ramah dan informative padahal saya tidak langsung membeli setelah begitu banyak bertanya. LG CINEMA 3D benar-benar terlihat memberikan terobosan baru dalam dunia pertelevisian 3D.

3D Bergabung dalam pembuatan Bakat Film Indie di Festival Tribeca

Rabu, 18 Mei 2011

Ketika dua kali pemenang Academy Award Robert De Niro bersama-sama mendirikan Tribeca Film Festival 10 tahun yang lalu, ia bertekad untuk membuat penonton festival mengalami perayaan yang unik dari kekuatan film. Acara tahun ini, yang berakhir pada tanggal 1 Mei adalah perayaan sukses lain dari semangat itu, dengan dipenuhi produksi unik, menantang, dan ide produksi independen dari seluruh dunia.
Sejumlan 5.600 film dan dokumenter dari lebih dari 40 negara dipamerkan di acara New York. Bintang yng ikut serta termasuk Cameron Crowe dengan film "The Union," film pertamanya dalam enam tahun, dan Will Ferrell, yang menyumbangkan bakat komedinya dalam film komedi beranggaran rendah “Everything Must Go”.


Venues for the 10th Tribeca Film Festival, which ran from April 30 to May 1 in theaters across Manhattan, New York. (Photo courtesy of the Tribeca Film Festival)











Venues for the 10th Tribeca Film Festival, which ran from April 30 to May 1 in theaters across Manhattan, New York. (Photo courtesy of the Tribeca Film Festival)
Yang tak kalah menarik adalah pilihan film yang luas dari talents yang kurang dikenal, termasuk produksi dari Afrika Selatan, Norwegia, dan di seluruh Amerika Serikat yang semuanya ditangani dari penyair avant-garde untuk anak-anak dengan kenangan yang terlukis.
Berhasrat untuk membantu mengembangkan bakat petualang besok, LG menyediakan untuk mahasiswa dari Tribeca Flashpoint Akademi Seni Media, di Chicago, peralatan dan dukungan teknis untuk membantu mereka menghasilkan serangkaian seri pendek dengan teknologi 3D terbaru perusahaan, CINEMA 3D. Film-film itu juga debut di festival tahun ini, dengan menggunakan serangkaian 3D CINEMA TV dan Blu-ray players di tempat-tempat penyelenggaraan di seluruh Manhattan.


Beth Janson, executive director of Tribeca Film Institute, speaks at an April 28 screening of the short films students made using LG’s Cinema 3D.



"Seluruh siswa dan fakultas sangat senang memiliki kesempatan untuk menggunakan teknologi terbaru dalam film digital dan teknologi 3D," kata Audrey Welling, produser senior di akademi. "Hal ini tentu memberi mereka semangat lebih setelah mereka meninggalkan sekolah dan memulai karier mereka."
"Sebagai mahasiswa sangat penting untuk dapat belajar cara mengambil gambar 3D, cara mengedit film 3D, bagaimana untuk ahli dalam film 3D, karena itu adalah masa depan," kata Stephen Fletcher, seorang mahasiswa di akademi.
Sebagai catatan dari beberapa film yang ditampilkan, "The Flying Wallendas Highwire Family" membuat orang bergeleng-geleng kepala kagum dengan keberhasilan menampilkan ketegangan hidup dalam format 3D. Pemirsa juga menikmati animasi pendek, "The Universe 3D," yang menunjukkan bagaimana logo LG 2D bisa diubah menjadi gambaran visual yang menarik.




Siswa Tribeca Flashpoint Akademi menampilkan adegan dari "Wallendas The Flying Highwire Keluarga," salah satu film pendek 3D di Festival Tribeca. (Foto courtesy dari blog Flashpoint Tribeca)
Dengan para siswa yang menyajikan keterampilan yang mereka dalam membuat film 3D mereka sendiri, proyek kerjasama dengan Tribeca juga bertujuan untuk mendorong terciptanya jenis konten yang berani yang dapat membuat 3D seperti media mendebarkan sebagai home entertainment.
"Kami berharap bahwa aliansi kami dengan Tribeca dan Tribeca Flashpoint Akademi akan menginspirasi pembuat film muda untuk membuat film 3D yang dapat dinikmati konsumen," kata John Weinstock, Wakil Presiden Pemasaran untuk LG. "Film-film 3D yang dibuat oleh siswa sudah menampilakn unsure-unsur menarik dari 3D."
Pada penyelenggaraannya yang ke 10, Festival Tribeca telah sukses menjadi salah satu gerai terkemuka untuk kreatifitas pembuatan film di Amerika Serikat. 3D pun bergerak dari kreatifitas minoritas menjadi kreatifitas utama, menyenangkan mengetahui beberapa bakat sinematik negara akan memenuhi visi De Niro, dan melihat betapa kuatnya pengaruh teknologi 3D.

Nonton 3D sekarang ngak perlu Minum obat lagi....!

Senin, 16 Mei 2011


Melihat gambar ini membuat saya merasa tertawa.Sambil browsing-browsing di internet dan kebetulan banget lagi cari TV 3D yang keren lalu ketemu gambar ini.Saya dapat menganalogikan ceritanya sebagai berikut.
Alkisah ada 2 orang yang bersahabat sebut saja Toto dan Ujang pada suatu hari Toto mengajak Ujang untuk menonton film 3D favorit kerumahnya lalu ditunggu lah si ujang oleh Toto dirumahnya.


Setibanya Ujang datang langsung saja akhirnya si Ujang membawa obat-obatan Toto berkata “Apa ini?”Ujang pun menjawab dengan sok tahu “Kita kan mau nonton 3D TV jadi nanti kalo pusing obatnya udah siap”.Tersentak langsung saja si Toto tertawa terbahak-bahak lalu ia memperkenalkan TV 3D terbarunya kepada Ujang yang terbaru dari LG yaitu LG Cinema 3D.Toto menjelaskan suatu keunggulan dari Cinema 3D kepada Ujang yaitu dengan hadirnya sebuah teknologi FPR 3D,jika biasanya TV 3D saat ini masih menggunakan teknologi SG 3D.
Dengan Teknologi FPR 3D kita ngak perlu repot lagi menggunakan kacamata khusus 3D yang menggunakan Baterai,chip harganya pun sangat mahal selain itu dari segi kesehatan juga sangat tidak baik.Nah.. dengan hadirnya LG Cinema 3D yang mampu memberikan solusi tepat untuk anda semua yang suka nonton film 3D dirumah jadi sekarang ngak perlu sedia obat lagi kalo mau nonton film 3D.

Sumber  gambar :  http://www.flickr.com/photos/62222188@N05/5712120915/