Tampilkan postingan dengan label pulau elok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau elok. Tampilkan semua postingan

Yang Patut Dikunjungi Di Lombok

Minggu, 12 Juni 2011

LOMBOK

Suranadi
Disini ada hotel lengkap dengan air hangat dan juga ada Puri Hindu Tertua yang berjarak 17 km dari kota Mataram.

Narmada
Kebun Raya Lombok, terdapat kolam renang didalamnya. Ada juga Pura Hindu yang sering digunakan para penduduk untuk sembahyang.

Batu Bolong
Tempat wisata yang unik karena terdapat pura diatas batu karang yang menjorok ke laut, dan apabila keadaan cuaca sedang cerah, anda dapat melihat Gunung Agung Bali dari sini. Uniknya lagi, ketika kita memasuki tempat ini kita akan diminta untuk mengenakan pita kuning melingkari pinggang. Pita ini dapat disewa di tempat. Pemandangan disini sangat indah sekali terutama jika sedang sunrise atau sunset. Tempat ini berjarak tempuh 8 km dari kota Mataram.

Pantai Senggigi
Pantai alam berpasir putih yang bersih dan indah. Sangat cocok sebagai lokasi berbulan madu bagi anda yang baru menikah atau bahkan untuk lokasi pemotretan prewedding.

Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan
Untuk anda para divers dan surfers, wajib datang kesini karena disini terdapat banyak taman laut dan pantainya juga masih asli. Ombak disini juga diakui sebagai ombak yang cukup menantang bagi para surfers.

Sukarare
Desa para penenun. Disinilah tempatnya jika anda ingin membeli kain tenun asli khas Lombok bahkan melihat secara langsung proses penenunannya sebelum anda membawa pulang kain tenun khas Lombok ini sebagai oleh-oleh ataupun koleksi pribadi anda.

10 Lokasi Diving Terbaik Di Dunia

Senin, 30 Mei 2011

Dengan luas sekitar 8.6% dari total luas dunia (sekitar 29.9% daratan dunia), perairan Asia merupakan surga bagi ekosistem terumbu karang paling spektakuler di dunia. Selain memiliki kekayaan hayati yang luar biasa untuk sektor ekonomi, perairan Asia juga terkenal sangat memikat di kalangan para penikmat dan pengagum aktifitas air. Meskipun malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya, namun satu hal yang tak boleh kita lupakan adalah sifat rapuh yang dimilikinya. 






Dari maraknya ditutupnya tempat diving karena kegiatan manusia yang merugikan tempat diving itu sendiri seperti menangkap ikan dengan menggunakan bom, ataupun dengan menggunakan racun ikan, masih tersisa 10 tempat diving terbaik di dunia yang masih selamat dari kegiatan-kegiatan merugikan tersebut.
1. Pulau Sipadan, Malaysia
2. Kepulauan Similan, Thailand 3. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur, Indonesia 4. Mergui Archipelago, Myanmar 5. Kepulauan Raja Ampat, Indonesia 6. Kepulauan Andaman, India 7. Pulau Komodo, Indonesia 8. Tulamben, Bali, Indonesia 9. Kepulauan Kerama, Okinawa, Jepang 10. Gugusan Karang Tubbataha, Filipina


Sumber : http://cybertopeople.blogspot.com


BZ6HXYGNNGUZ

PULAU TERKECIL DI DUNIA TERNYATA ADA DI INDONESIA

Selasa, 24 Mei 2011


Indonesia ternyata memang banyak menyimpan hal-hal yang bisa dijadikan sebagai rekor dunia. Seperti Pulau Singkawang yang diakui dunia sebagai Pulau Terkecil di dunia.
Pulau Simping Merupakan Aset Pemerintah Kota Singkawang yang terletak di Selatan Singkawang, Kalimantan Barat, pulau ini termasuk dalam kawasan wisata pantai Taman Pulau Sinka. Untuk Menjangkau Pulau Simping ini melalui Jalan darat yang mana jika dari kota Singkawang menuju Pantai Teluk Mak Jantu, atau Taman Pulau Sinka hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 Menit. Namun bila dari arah Pontianak membutuhkan waktu sekitar 3 Jam perjalanan menuju ke arah Kota Singkawang.


Untuk sampai Ke Taman Pulau Sinka, harus melewati jalan yang sedikit berliku, maklum Taman Pulau Sinka adalah tempat wisata yang letak nya jauh dari Jalan Raya, yang mana tempat wisata ini di kelilingi oleh bukit - bukit yang menghijau, dan untuk memasuki kawasan wisata ini Anda di hari biasa hanya perlu mengeluarkan biaya 15 Ribu rupiah per orang. Jika udah membayar tiket masuk, pengunjung bisa berjalan - jalan di atas bukit yang menghadap kepantai serta dari lereng bukit yang jalan nya lumayan mulus bisa menyaksikan betapa kecil nya pulau Simping ini.


Pulau Simping merupakan daratan yang tediri dari pasir dan bebatuan yang ditumbuhi beberapa pohon di atasnya dengan Luasnya kurang dari 1 km persegi, di pulau mini juga terdapat semacam klenteng kecil, tempat warga Tionghoa setempat bersembahyang. Pulau yang Mungil ini menawarkan keindahan pemandangan pantai, laut, dan perbukitan yang mengelilinginya. Untuk Memasuki Pulau Simping, para Pengunjung jangan Kuatir, karna terlah tersedia jembatan yang bewarna putih yang terbuat dari Beton yang menghubungkan antara Pantai Sinka Park dengan Pulau terkecil ini.
Untuk Sampai Ke pulau Simping melalui Jembatan Putih ini tidak memakan waktu yang lama, hanya sekitar 10 menitan begitu, dan apa bila telah sampai di Pulau simping, siap - siap lah berebut tempat yang agak adem, karna di Pulau ini hanya di tumbuhi beberapa Pohon saja dan yang paling banyak adalah batu bebatuan dan pasir saja.



Selain Pulau simping yang berada di area Sinka Park ini, pengunjung bisa juga melirik ke Sinka Zoo atau jika ingin berenang, juga bisa memasuki kolam renang dengan Biaya 10 Ribu saja per orang, belum termasuk penyimpanan barang atau sewa baju untuk mandi 


Sumber & Gambar : VIVANEWS

Harta Karun Keindahan Pulau Ternate


Pulau Ternate, pulau yang termasuk dalam wilayah propinsi Maluku Utara ini ternyata menyimpan sejuta keindahan didalamnya. Mulai dari keindahan alam, tempat bersejarah, sampai adat istiadatnya. Ternate masih memiliki banyak tempat-tempat wisata alam yang belum tersentuh tangan-tangan developer seperti yang sudah terjadi pada tempat-tempat wisata alam lainnya. Sangat rekomen untuk anda yang menyukai berwisata ke tempat-tempat yang belum terjamah dan masih menunjukkan keindahan alaminya.

PULAU TERNATE

Seperti yang terlihat, Pulau Ternate adalah pulau yang dikelilingi oleh perairan. Hal ini membuat Ternate sudah barang tentu memiliki banyak pantai untuk dikunjungi. Bisa anda bayangkan betapa asiknya jika bisa melihat sunset di pinggir pantai yang masih sangat alami. Bahkan beberapa lokasi pantai sangat rekomen untuk anda yang ingin membuat foto pre wedding dengan nuansa pantai yang berbeda dari yang lainnya. Ada beberapa pantai yang wajib dikunjungi apabila anda berkesempatan untuk mengunjungi Kota Ternate.

Pantai Kastela.
PANTAI KASTELA

Pantai yang terletak di bagian selatan Kota Ternate ini memiliki area pantai dengan pasir yang cenderung berwarna putih. Pantai ini letaknya berdekatan dengan Benteng Gamlamo dan Monumen Sultan Khairun. Jadi anda dapat sekalian berwisata sejarah di tempat ini.

Pantai Sulamadaha
PANTAI SULAMADAHA

Pantai Sulamadaha meski tak berpasir putih, namun memiliki pesona tersendiri. Pantai ini berhadapan langsung dengan Pulau Hiri yang memiliki bukit yang masih sangat hijau. Dari pantainya, Bukit Hiri terlihat jelas seperti muncul dari permukaan laut.
Pulau Hiri, dulu menjadi tempat pengasingan Sultan Muhammad Djabir Syah (Ayah Sultan Ternate sekarang), yang sengaja diungsikan supaya tidak ditangkap oleh tentara Belanda.
Anda bisa menyeberang ke Pulau Hiri dari Pantai Sulamadaha dengan menyewa perahu nelayan sekitar, dan saya sarankan anda sebaiknya meminta untuk tour guide anda yang fasih berbahasa ternate untuk melakukan nego harga agar anda bisa dapat harga murah. Sebaiknya berangkat pagi agar bisa balik ke pantai ini sore hari. Kalau berniat ingin mendaki bukitnya atau bermalam di pantai sulamadaha ini, sebaiknya mempersiapkan diri dengan perlengkapan dan perbekalan yang lebih memadai, seperti tenda, sepatu lapangan, makanan, dan sebagainya.

TELUK SULAMADAHA

Di sebelah kiri ke arah barat Pantai Sulamadaha, terdapat Teluk Sulamadaha yang berbentuk piramid. Pantai di Teluk Sulamadaha berpasir putih dan di dasar perairannya terdapat taman laut sehingga kita bisa melakukan aktivitas snorkel dan diving. Kalau ingin menyelam,pengunjung harus membawa peralatan sendiri. Sebab di sana belum ada rental penyewaan alat-alat snorkel dan diving. Pantai Sulamadaha cukup bersih. Ombaknya tidak terlalu besar. Di bagian kanan dan kiri pantai ini terdapat tebing karang kecil yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan besar. Kalau ingin mencari suasana yang sepi, sebaiknya datang ke Sulamadaha di luar akhir pekan atau libur Hari Raya. Bawa serta pakaian ganti, kalau ingin berenang di laut. Dan tak kalah penting, bawa kamera atau handycam untuk mengabadikan pesona Pantai Sulamadaha. Kendati berpasir hitam dan tidak berpanorama sunset, namun tetap saja banyak yang mengunjunginya. Pantai ini cukup populer di Ternate. Setiap hari ada saja warga Ternate dan sekitarnya yang berekreasi di sana, terlebih pada akhir pekan dan liburan Hari Raya. Biasanya yang datang keluarga beserta anak-anak dan tak sedikit pasangan muda-mudi.

Danau Tolire
DANAU TOLIRE

Terdapat satu lagi tempat wisata alam yang sering dikunjungi dan bahkan paling dikenal dari Kota Ternate yaitu Danau Tolire. Danau Tolire yang berada di bawah kaki Gunung Gamalama ini menyimpan sebuah kisah sedih. Menurut legenda, Danau Tolire terbagi menjadi dua bagian, yakni Tolire besar dan Tolire kecil. Pecahnya danau tersebut dikarenakan kekhilafan seorang ayah kepada anak gadisnya. Sang ayah memerkosa anak gadisnya.
Setelah tragedi memilukan tersebut, terjadi longsor dan danau meluap. Akibatnya, desa Takome tenggelam. Anehnya, setelah surut danau seolah terbagi menjadi dua bagian. Danau Tolire besar diperkirakan sebagai wujud dari sang ayah. Sementara itu, Danau Tolire kecil adalah wujud sang anak.
Jarak dari Danau Tolire besar dan Danau Tolire kecil hanya 200 meter. Danau Tolire kecil berada dekat tepi pantai. Airnya payau, karena jaraknya dekat dengan laut, yakni sekitar 50 meter. Bila mengunjungi Danau Tolire besar, otomatis harus melewati Danau Tolire kecil.
Sayangnya, keindahan Danau Tolire besar lebih menggiurkan ketimbang Danau Tolire kecil. Kebanyakan wisatawan dan warga memilih Danau Tolire besar sebagai tempat wisata. Danau Tolire besar menyerupai loyang raksasa, dengan luas sekitar lima hektar dan kedalaman 50 meter. Keunikan lainnya adalah air Danau Tolire besar berwana hijau saat musim panas dan coklat pada waktu hujan.
DANAU TOLIRE DILIHAT DARI UDARA

Selain menyimpan cerita memilukan, Danau Tolire besar juga memiliki kekuatan gaib. Masyarakat setempat percaya terdapat buaya siluman yang melindungi danau. Terlebih lagi, pada zaman dulu Danau Tolire besar merupakan tempat penyimpanan harta Sultan Ternate. Harta disembunyikan di dasar Danau Tolire besar, sehingga aman dari incaran Portugis pada abad ke-15.
Kekuatan gaib Danau Tolire besar bisa dibuktikan dengan cara melempar batu ke danau. Dipastikan, batu tidak akan pernah menyentuh permukaan air danau. Batu yang dilempar seperti hilang sebelum sampai ke permukaan danau. Pengunjung bisa membeli batu yang sengaja disediakan oleh warga. .
Seusai menikmati keindahan danau dan mencoba lempar batu, pengunjung bisa beristirahat sejenak di bawah pepohonan besar. Istirahat di bawah pohon rindang akan bertambah nikmat bila ditemani jagung rebus manis dan teh hangat. Makanan dan minuman bisa dibeli di warung-warung kecil yang ada di sekitar Danau Tolire besar.

Demikianlah tempat-tempat wisata alam yang ada di Kota Ternate yang bisa saya rekomendasikan kepada anda. Sebenarnya masih banyak tempat-tempat wisata, makanan, dan adat istiadat serta kebudayaan dari Kota Ternate ini yang ingin saya bagikan kepada anda. Lain waktu pasti saya bagikan lagi. Satu yang bisa saya bagikan lagi kepada anda yakni pesan khusus yang saya dengar langsung dari Bang Iwan Fals ketika dia konser di Kota Ternate, “Kota ini punya banyak harta karun alam, tolong dijaga jangan sampai hilang harta karunnya, sangat indah!”

Sumber:
http://indotimnet.wordpress.com/danau-tolire
http://sadaapbgt.blogspot.com
http://putrataranoate.wordpress.com
http://alamnusantarapermai.blogspot.com

Indahnya Danau Toba

Rabu, 11 Mei 2011


Siapa yang tidak tahu akan Danau Toba, lokasi ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Keindahan Danau Toba tak akan pernah habis diperbincangkan orang. Dipandang dari sudut mana pun — baik dari Parapat, Tongging, maupun dari Pulau Samosir — danau ini sama indahnya. Kali ini saya akan mengajak Anda menyusuri Danau Toba dari dalam, yaitu dari Pulau Samosir.



Dari Medan ke Danau Toba

Rute paling umum yang ditempuh wisawatan adalah melalui kota Parapat, yang berada di pinggir Danau Toba. Dari Medan, kota ini dapat dijangkau dalam lima jam perjalanan darat, melewati kota Pematang Siantar.

Bila hendak menggunakan kendaraan umum, Anda dapat menumpang bus atau L-300 di Terminal Amplas Medan. Saran saya, pilihlah bus besar sebab perjalanan yang panjang dan cukup berliku.

Di sepanjang perjalanan, terutama bila sudah dekat Parapat, pemandangan indah Danau Toba dapat mulai Anda nikmati di sisi kanan jalan. Selamat datang di Parapat, gerbang menuju keindahan Pulau Samosir!

Pulau Elok

Senin, 18 April 2011


Perjalanan menggunakan sampan bermotor satu berlanjut menuju Pulau Cipir atau Pulau Khayangan. Sebelumnya, peserta wisata sejarah "Historical Island Adventure (HIS)" yang diadakan oleh Komunitas Historia Indonesia (KHI) menelusuri Pulau Kelor.
Untuk masuk Pulau Cipir perlu tiket masuk sebesar Rp 2.000. Pulau elok dengan pasir putih itu ternyata menyimpan kisah menyeramkan. Inilah pulau tempat banyak orang disuntik mati. Jika Anda berjalan ke sisi berseberangan dari arah dermaga, Anda akan menemukan sebuah reruntuhan bangunan yang menghadap ke laut.
Pada masa kolonial Belanda, bangunan tersebut adalah bangsal Rumah Sakit. Namun saat Belanda kalah perang dari Jepang, Jepang yang berkuasa menjadikan bangsal itu sebagai tempat hukum gantung untuk orang Belanda dan pribumi. Rumah sakit saat kolonial Belanda salah satunya berfungsi untuk karantina penyakit menular. Namun kemudian berfungsi menjadi karantina haji.
"Ada cerita tentang sesuatu yang kita banggakan tapi kalau dinilai dari sejarah tidak terlalu perlu. Gelar haji itu baik, berarti telah menunaikan ibadah dan disegani. Tapi ternyata pada zaman kolonial, Belanda yang memberi gelar haji itu. Orang-orang dikarantina haji di pulau ini, kalau sudah lulus gelar itu diberikan. Karena itu gelar haji hanya ada di Indonesia," jelas pendiri KHI Asep Kambali yang juga sering menjadi pemandu wisata sejarah.
Mengapa Belanda perlu mengkarantina orang-orang yang naik haji? Belanda memberi alasan untuk menjaga kesehatan. Namun, Asep menceritakan pemerintah kolonial khawatir terhadap meluasnya gerakan Pan-Islam.
Sementara orang yang melaksanakan ibadah haji biasanya bertahan di tanah Arab paling sedikit tiga bulan. Mereka memanfaatkan waktu tersebut untuk belajar agama kepada ulama-ulama terkemuka. Ide Pan-Islam yang menentang penjajahan non-Islam akan memberi dampak pada militansi orang yang menunaikan ibadah haji.
"Belanda khawatir orang yang naik haji sudah tercemar paham Pan-Islam. Mereka khawatir kalau tidak dikarantina nanti memberontak ke Belanda. Gelar haji diberi supaya kalau dia sudah keluar dari karantina, Belanda bisa tetap mencari dia," jelasnya. Nyatanya, kekhawatiran Belanda itu benar adanya. Para pahlawan dan pemimpin yang menentang Belanda adalah orang-orang bergelar haji.
Usai berkeliling Pulau Cipir, peserta pun kembali naik ke sampan. Tujuan berikutnya adalah Pulau Onrust. Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust adalah pulau-pulau kesatuan yang disatukan oleh sejarah mulai dari masa awal kedatangan orang Belanda hingga masa kolonial Belanda. Para peserta HIS berpetualang menelusuri pulau-pulau tersebut. Selain ketiga pulau tersebut, Pulau Bidadari dan Pulau Edam pun kental akan sejarah kolonial Belanda.

sumber : kompas