Singapura

Rabu, 22 Juni 2011


Bagi saya, Singapura adalah kota yang tidak pernah tidur. Saya sudah beberapa kali kesana tapi masih saja terpukau betapa canggih dan cantiknya negara ini. Singapura, atau resminya Republik Singapura, adalah salah satu negara-kota dari ujung selatan Semenanjung Melayu, 85 mil sebelah utara khatulistiwa. Negara ini berbatasan langsung dengan Malaysia oleh Selat Johor di sebelah utara dan Kepulauan Riau di Indonesia oleh Selat Singapura di sebelah selatan.
Saya juga baru tau, ternyata nama Singapura itu berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “Kota Singa”. Dinamakan demikian karena dulu, penemu Negara Singapura kuno pernah melihat singa di dataran tersebut, maka jadilah sebutan Kota Singa atau Singapura seperti sekarang ini. Sebagai kota yang padat penduduk di dunia (kurang lebih ada 6.000 orang setiap kilometer persegi), ada sekitar 5 juta orang yang hidup di Singapura. 2.91 juta orang di antaranya merupakan penduduk lokal. Kebanyakan dari mereka adalah keturunan Cina, Melayu dan India, karena itulah ada empat bahasa resmi di sana: Bahasa Inggris, Cina, Melayu dan Tamil.

SINGAPURA
 
Saya menghabiskan lima hari di Singapura, dua hari untuk bekerja dan tiga hari untuk berlibur berkeliling kota seperti turis pada umumnya. Hahaha. Distrik Kolonial adalah tempat pertama yang saya kunjungi. Ada St. Andrews’s Cathedral dan Parliament House yang wajib dikunjungi. Kemudian, saya pergi ke Chinatown. Tempat ini asik banget loh, selain karena ini adalah tempat untuk belanja oleh-oleh yang murah meriah, kita juga bisa melihat langsung sejarah para imigran Singapura. Lanjut lagi pas maIam, saya menikmati perjalanan yang mengasyikkan di daerah pesisir sungai Boat Quay dan Clark Quay dengan menggunakan kapal pesiar sungai.

SINGAPURA

SINGAPURA

SINGAPURA


Orchard Road dan Safari Kebun Binatang juga menyenangkan di hari berikutnya. Saya pergi ke Botani Garden dan kebun binatangnya, lalu menghabiskan sore harinya di Orchard Road. Sebenarnya anda juga bisa memesan anggrek atau bunga cantik lainnya di Singapore Orchid, kalau memang and berniat untuk membeli oleh-oleh berupa bunga. Saat makan malam, saya kemudian pergi menuju East Coast Seafood center untuk mencoba seafood. Pelesir ke Singapore tidak akan lengkap tanpa mencoba olahan seafood khas tempat ini. 

SINGAPURA

 
Hari ketiga, sejak pagi saya menjelajahi kawasan Little India dan Arab Street. Karena hari itu juga saya harus kembai ke Amerika, saya tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk mampir ke sana. Kemudian, saya singgah sebentar ke Raffles Hotel untuk sekedar ngemil di Long Bar yang terkenal itu. Saya juga sempat membeli beberapa souvenir lucu di toko oleh-oleh yang tersedia di museum hotel. Ah, menyenangkan. Saya merasa seperti turis beneran! :)

Gambar : Google
 



0 komentar:

Posting Komentar