Tantangan Mengambil Foto “Memilukan”

Selasa, 20 September 2011


Ini dia hal paling menantang dari semua seni memotret yang pernah ada. Bagi saya dunia fotografi memang tidak bisa lepas dari seni, Namun inilah yang membuat sebagian orang tertantang untuk memotret sbuah tragedi  memilukan, tagedi kemanusian yang memiliki sisi sensitif untuk dipublikasikan.
Untuk profesi ini seringnya kita lihat para juranalis/wartawan yang hendak meliput. Meskipun saya yakin sebagai manusia biasa mereka tentu tidak bisa untuk meliput atau mengambil foto tragedi memilukan tersebut, namun disisi lain mereka juga tetap berpegang teguh pada tugas yang diemaban.
Seseorang yang mengambil gambar tragedi memilukan ini, haruslah memiliki jiwa pemberani, mental yang kuat agar hasil jepretannya bisa di terima banyak kalangan dan tentunya harus mempunyai sisi kemanusian yang besar. Kontroversi foto ini mengundang banyak pertanyaan pada setiap orang, apakah fotografer/jurnalis tersebut mengedepankan tugas dan tanggung jawab, atau nilai dari sisi kemanusiaan itu sendiri.
Berikut ini adalah foto-foto tragedi memilukan yang pernah ada:
Gadis Kecil dan Burung Nazar

Foto ini diambil oleh Kevin Carter, pada tahun 1993. Foto tragis ini pasti memilukan hati siapapun yang melihatnya, meskipun ia mememangkan foto ini di Pulitzer Price pada tahun  1994.
Seorang anak gadis yang kelaparan, dan terus membungkuk untuk mencari makanan, sementara di belakang ada seekor burung pemakan bangkai sedang bersiap menunggu momen terbaik. Foto ini cukup menimbulkan pertanyaan kepada publik, bagaimana nasib gadis itu selanjutnya?, lalu kevin pun tidak tahu akhirnya nasib anak tersebut, karena ia tidak menolongnya. Karena kejadian itu akhirnya kevin bunuh diri 3 bulan setalahnya karena depresi. Ia mengutip tulisan di diari-nya seperti berikut:

“Dear God, I promise I will never waste my food no matter how bad it can taste and how full I may be. I pray that He will protect this little boy, guide and deliver him away from his misery. I pray that we will be more sensitive towards the world around us and not be blinded by our own selfish nature and interests. I hope this picture will always serve as a reminder to us that how fortunate we are and that we must never ever take things for granted.”

Nasib Malang Gadis Kecil, Omayra Sánchez



Foto yang diambil dari Frank Fournier ini cukup menyita perhatian public, Kejadian bencana alam berupa letusan gunung merapi di Armero, Colombia pada tanggal 14 November 1985. “Omaryza Sanchez” ia adalah seorang anak gadis berusia 13 tahun yang terendam selama 3 hari tanpa pertolongan.
Ia adalah salah satu korban dari 25000 korban becana. Tragedi ini berawal dari niat baik gadis ini menolong neneknya yang terjatuh kedalam lubang saluran air, malangnya seusai menolong nenenknya ia malah terjepit di reruntuhan bangunan sehingga tidak dapat bergerak keluar.
Tim penolong datang, namun tidak mampu menarik kakinya keluar, beberapa puing reruntuhan pun semakin menghimpit kaki Omarya. Beberapa keluarga dan kerabat menungu pertolongan dari tip penolong untuk membawa peralatan lengkap namun tak kunjung datang. Hingga akhirnya air terus bergerak hingga selehernya, beberapa orangpun turut menghiburnya, namun tragis beberapa saat kemudian ia meninggal dunia akibat gangrene pada lukanya, dan juga hyportermia akibat terendam berhari-hari dalam air.
Tragedi Gaza
Insiden yang terjadi pada 05 Januari 2009 ini cukup membuat kita miris, bukan hanya umat muslim saja namun seluruh umat beragama yang mengecam keras aksi tidak berprikemanusiaan tentara Israel. 3 orang anak ini tewas setalah di tembak oleh tentara israel, dan  terlihat seorang bapak menangisi dengan kesedihan mendalam di depan ketiga  mayat tersebut
Tsunami Aceh
Bencana alam  Tsunami ini mungkin masih membekas di hati kita semua serta sulit untuk terlupakan, Betapa tidak ratusan ribu orang meninggal akibat sapuan dasyat tsunami aceh 26 Desember 2004, Ini cukup membuat negri Indonesia menangis. Dalam foto tersebut terlihat 2 orang pria mengambil mayat ssalah seorang anak yang hanyut akibat bencana tersebut.


4 komentar:

kodok kampus mengatakan...

sangat memilukan sekali apalagi kalau itu menimpa kita entah bagaimana rasanya

mistri atikaweni mengatakan...

sambut mereka di syurgamu ya Rabb.....amiiinnnnn

asaz mengatakan...

memilukan, hebat fotografernya,,ok ditunggu coment bactnya di link artikenya ini

jamal lewinsky mengatakan...

kodok kampus : betul ini amat sangat menyayat hati..

mistri atikaweni : amin...ya Allah

asaz : iya, fotografernya benar" bermental kuat...sipp thank u...

Posting Komentar